OSIS SMA NEGERI 1 KODEOHA
SEKRETARIAT Jl.
TAMAN SISWA. NO. 200
PROPOSAL
KEGIATAN STUDI TOUR
OSIS
SMA NEGERI 1 KODEOHA
A. LATAR
BELAKANG
Agama dan
kebudayaan mempunyai dua persamaan, yaitu keduanya adalah sistem nilai dan sistem simbol dan
keduanya mudah sekali terancam setiap kali ada perubahan. Agama, dalam
perspektif ilmu-ilmu sosial adalah sebuah sistem nilai yang memuat sejumlah
konsepsi mengenai konstruksi realitas, yang berperan besar dalam menjelaskan
struktur tata normatif dan tata sosial serta memahamkan dan menafsirkan dunia
sekitar. Sementara budaya merupakan ekspresi cipta, karya, dan karsa manusia
(dalam masyarakat tertentu) yang berisi nilai-nilai dan pesan-pesan
religiusitas, wawasan filosofis dan kearifan lokal (local wisdom).
Baik agama maupun
kebudayaan, pada prinsipnya sama-sama memberikan wawasan dan cara pandang dalam
menyikapi kehidupan agar sesuai dengan kehendak Tuhan dan kemanusiaannya. Sebagaimana ditegaskan oleh Kuntowijoyo
(1991), agama dan budaya adalah dua hal yang saling berinteraksi dan saling
mempengaruhi. Pertama, agama mempengaruhi kebudayaan dalam pembentukannya;
nilainya adalah agama, tetapi simbolnya adalah kebudayaan. Kedua, budaya dapat
mempengaruhi simbol agama. Ketiga, kebudayaan dapat menggantikan sistem nilai dan simbol agama.
Belajar ke daerah yang memiliki kebudayaan
yang masih sangat melekat dengan masyarakatnya dan sekolah-sekolah yang telah lebih dulu maju,
akan banyak memberikan efek positif kepada siswa, karena dengan melihat dan mempelajari
langsung maka para siswa akan lebih
terbuka wawasan dan intlektualnya, sehingga ke depannya siswa tersebut mampu menerapkan konsep ideal
yang telah dipelajarinya di lapangan Lebih jauh lagi. Maka pelestarian kebudayaan dan pendidikan akan
berkembang lebih maju lagi.